Minggu, 09 Desember 2012

Venezia


 Wisata air
Daya pikat utama pariwisata di Venezia yang berpenduduk 270.000 jiwa itu adalah wisata air. Menyusuri hamparan sungai yang begitu jernih, di kiri dan kanan dihiasi bangunan kuno bergaya ghotic yang khas, menambah indahnya kota ini. Belum lagi ratusan kanal kecil yang menghubungkan antara satu gang dengan gang lainnya.

Venezia memang pantas disebut kota terapung. Betapa tidak, mengutip cacatan Wikipedia, sedikitnya ada 117 pulau kecil yang terhubungkan dengan 150 jembatan dan 400-an kanal-kanal kecil di kota ini.

Untuk menyusuri kanal-kanal kecil ini biasa digunakan gondola, sampan dayung tradisional khas Venezia. Gondola lazim dipakai untuk mengelilingi kampung-kampung di kota terapung ini. Naik gondola adalah hal yang banyak diimpikan para turis jika datang kemari. Sayangnya, harga naik gondola yang 80 Euro (hampir 1 juta rupiah) sangat tidak rasional untuk pendatang yang berdompet tipis. Jadi, buat kami ya benar-benar jadi impian saja.

Tapi jangan khawatir, ada alternatif lain untuk menyusuri Grand Canal (kanal besar -red), yakni naik vaporetto (biasa disebut water taxi atau taksi air). Sekali naik 6,5 Euro (sekitar 80 ribu rupiah). Vaporetto berhenti di sejumlah tempat dengan rute tertentu. Kalau mau menyusuri hingga ke pulau-pulau yang berada di luar kawasan Grand Canal, harga taksi air ini sekitar 14 Euro dengan durasi perjalanan 12 jam.                    

Kristal Murano
Bagi yang ingin belanja, di seputar halte bus air di San Marco, para pedagang souvenir berjejer menjajakan barang dagangan mulai dari kristal khas Venezia, gantungan kunci, kalung, replika gondola, dan aneka rupa souvenir unik lainnya. Harganya antara 2-10 Euro.

Kalau sudah ke Venezia jangan lupa membeli kristal khas kota ini. Kristal Murano, namanya, sesuai nama tempat produksinya. Dibuat dengan cara proses pemanasan dan peniupan. Bentuknya beraneka. Tapi hati-hati, sekarang banyak masuk kristal buatan Cina. Sepintas sangat mirip kristal Murano, asli tapi palsu. Bahkan ada para penjual yang memasang tulisan “Kami tidak jual Murano Cina” di tokonya. Harga Murano asli berkisar antara 5 Euro hingga 50 Euro.

Di akhir perjalanan, nikmatilah pemandangan di Piazza San Marco dan jembatan Rialto, dua tempat yang amat menyenangkan disinggahi. Di sinilah pusat keramaian kota Venezia. Sembari menikmati secangkir kopi capuchino hangat dan ditemani ratusan merpati jinak di sekeliling Piazza San Marco, makin menambah syahdunya suasana.

0 komentar:

Posting Komentar